LARIIIII.....
Lari!
Lari!
Lari!
Lari ke ronaldambatoho.blogspot.com!
Cepaatt!!
Lari!
Lari!
Lari!
Lari ke ronaldambatoho.blogspot.com!
Cepaatt!!
Ishnu-dorakh.
Well... gw hari ini baru aja ikut GO, tempatnya di deket Barito. Yah, sebenernya yang gw males itu adalah letaknya itu lho, di Barito! That means, tempatnya juga deket 70! Gila, bayangin aja, gw berasa berangkat sekolah. Untungnya mulanya jam 9, jadi gw bisa berangkat agak siangan.
Meskipun mulainya jam 9, teteeep aja gw telat. Alhasil, gw dateng jam 9.25. Bayangkan saja, di hari pertama masak telat. Gw udah mulai agak males gitu. Tapi ya sudahlah, jalani aja hidup ini. Dengan okenya gw mengikuti pelajaran pertama hari itu, matematika.
Gw mulai buka buku. perasaan ada yang gak enak nih. Langsung gw sadar: gw gak bawa alat tulis at all! Biasanya gw bawa pensil bulukan yang biasanya bersarang di tas gw. tapi kali ini gw musti meratapi kepergian pensil itu. Kenapa pensil, kenapaaa? Pensoil, pensoil, lama sabakhtani (bahasa Ibrani-nya pensil itu pensoil ya?)? Bingung dong... palagi pelajarannya Matematika. pelajaran yang membutuhkan tulis-menulis. Gundah gulanalah gw. Udah telat, gak bawa alat tulis pula. Mau minjem punya orang juga sungkan, mana gw kenal orang-orang yang ada di ruangan itu! Otak bodok gw mulai jalan.. Begitu gurunya keluar-----sumpehde, gurunya mirip abis sama Pak Guru MAtematika gw waktu utas dan aud di 70 (orang batak. suka keluar kelas untuk ngerokok. mungkin seseorang bisa mengingatkan gw, pls? sori ya pak, saya lupa.)-----gw langsung ke depan kelas (dengan PDnya) mengambil spidol papan tulis. YAP. spidol papan tulis. bukan spidol kecil biasa yang dijual di tempat fotokopian. JAdilah gw diliatan tuh guru (setelah gurunya masuk lagi ke kelas) saat gw menulis-nulis dengan spidol gede.
Pelajaran matematika berakhir, diselingi dengan istirahat (bagi gw itu artinya tidur), kemudian dilanjutkan dengan pelajaran Bahasa Indonesia. Gw mikirinnya aja udah pengen pulang. Dari kelas 1 SMA gw udah mulai males sama yang namanya Bahasa Indonesia. Tapi ternyata pikiran gw salah. Gurunya jayus abis. Saran gw, mungkin lebih baik dia mengajarkan guru2 bahasa indonesia di seluruh penjuru indonesia cara menghibur anak2 di saat pelajaran bahasa indonesia.
berikut adalah beberapa tag waktu dia ngajar.
dia sedang mengajarkan tentang jenis-jenis paragraf.
Dia (D): "Hayoo... alat bantu untuk mengetahui jenis paragraf narative apaaa??"
Kelas (K): diem
D: "Ayo, nih saya kasih huruf pembantu... M." terus dia nulis huruf M di papan tulis
K: Apa ya... mulut kali.
D: "salah... berikutnya A. Jadi MA... . " dia nulis A dibelakang huruf M.
K: mata tuh, mata.
D: ya udah deh, saya kasi tau. jawabannya adalah IMAJINASI. Khan tadi saya gak bilang kalau M itu huruf pertama."
Mampus. Bilang kek dari tadi.
Berikutnya.
D: Paragraf eksposisi itu jadi seperti paragraf paparan. siapa yang tahu apa itu paparan?
K: diem. kelas udah mulai nyerah ama dia.
D: Siapa yang pernah baca komik? Paparan itu lhooo... Kogoro Mouri, detektif tidur ituuu... Anaknya si Ran pacaran dengan detektif SMA, Shinichi Kudo, yang menjelma jadi Conan Edogawa.
Anjrot seanjrot-anjrotnya. Itu mah Papa Ran. Gaul juga tuh guru. Udah umur 40an masi baca Conan.
Terus, khan ada 1 anak cewek, dia cuma anak cewek sendirian, namanya Zasti. Jadilah dia diganggu abis2an sama tuh guru. "Kok dari tadi gak senyum Zasti? Senyum doonggg... kita semua di sini pria2 baik kok (dia belum tau gw).... Senyum yaaa...." akhirnya setelah dipaksa-paksa senyum juga tuh orang.
Btw, setelah GO, gw rencananya mau makan. Rencananya mau makan di KFC, cuman males, ujung2nya nyantol di warung soto ayam di samping BP. Heran, bulan puasa gini kok penuh ya? sumpede, rame abis. Jaman sekarang jamannya puasa 1/2 hari ya??? Masak, gw sempet datengin salah satu warung bakmie, terus pedagangnya bilang sesuatu yang sangat menyakitkan hati gw yang sedang menjerit-jerit: "Habis, dek." Habis??? Di bulan puasa gini bisa habis??? WTF???
::sigh::
Ishnu-dal dieb.
Addist.
Akhir-akhir ini sekarang makin banyak orang yang melakukan petting. Entah itu di rumah, atau di kamar. Ada juga orang yang ber-petting ria karena iri melihat orang lain; kenapa orang lain aja bisa petting, kenapa gw enggak? Mungkin begitu pemikiran para "Pettingers"(orang2 yang melakukan petting). Ada juga yang rela merogoh kocek
(lagi-lagi bahasa aneh. mengkocek bola maksud lo?) (Bukaan. Kocek itu maksudnya duit)
sampai banyak hanya untuk mendapatkan kepuasan dari petting. Memang sih, petting itu khan interaksi antar dua makhluk hidup; bahkan bisa lebih dari dua, kalau mau. Para pelakunya sering—ada yang selalu—mendapatkan kepuasan dari petting tersebut. Bahkan ada juga yang melakukan petting karena tidak mendapatkan kasih sayang atau tidak mendapatkan perhatian dari orang sekitar. Sampai-sampai malah ada yang berpendapat kalo hidupnya ini tidak akan bergairah tanpa petting. “Coba deh. Awalnya sih takut, namun lama-kelamaan jadi ketagihan saya,” demikian pengakuan dari seorang responden kami. “Yup. Petting is Life. Life is Petting,” kata salah seorang responden kami yang mengaku sangat fanatik terhadap petting. Bahkan ia mengaku sudah join ke satu KLUB PETTING di sebuah bilangan di Jakarta. Waaahhh, bayangkan saja sedemikian anggota klub melakukan petting bersama. Lebih gila lagi, suatu daerah di Inggris, pernah melakukan lomba petting! Seandainya saya bisa ikut... Hohohoho....
Cuma, ada pengecualian. Sebuah tim dari Oklahoma, USA, telah melakukan survey terhadap 500 penderita alergi, dan ternyata 60% dari mereka pernah melakukan petting! Entah apa hubungannya alergi dengan petting, namun petting telah menjadi media penyebaran penyakit yang cukup serius. Maka dari itu, beberapa tim riset memberikan beberapa tips agar bisa petting dengan aman.
1. Pakai pengaman. Apalagi “yang anda petting-in” berpenyakit. Anda harus tambah waspada.
2. Cek “pasangan petting” anda ke “dokter tertentu” selama 6 bulan sekali. Jadi kalau ada penyakit bisa diwaspadai lebih dini.
3. Jangan ragu-ragu untuk menghentikan aktifitas petting anda kalau sudah mengganggu keharmonisan keluarga dan tetangga anda.
4. Lakukan petting di saat uang aman. Jangan sampai tahu2 uang anda sudah hilang untuk petting.
5. Pakai baju bagus saat petting. ???? Oh enggak, ini salah, lanjut ke nomor berikutnya.
6. Cintailah “pasangan petting” anda seperti anda mencintai diri anda sendiri.
Orang memang boleh melakukan petting, namun yang terpenting harus tahu bahaya dari petting itu sendiri. Memang petting, atau biasa kita sebut PUNYA HEWAN PELIHARAAN (pet=hewan peliharaan, -ing=noun/kt.benda), suatu hobi yang menyenangkan. Bermain bersama PET kita, anjing, kucing, atau ikan2 di akuarium kita, memang aktifitas yang menyenangkan. Bahkan kita bisa menjadikan “pasangan petting” (baca: hewan peliharaan—red) kita tempat curhat kita. Tapi, harus merupakan suatu kewaspadaan bahwa Hewan Peliharaan tersebut juga bisa menularkan penyakit seperti alergi, gatal2, dll. Makaanyaa, mandiin dong, hewan peliharaan lo!
Ya Ampun! Kirain Apa!
OZ BUILD FOR THE FUTURE 2007
Australian Exhibition and Conference
Gw udah mulai curiga. Jangan-jangan ini bukan seminar lagi. Tapi ya udahlah gw jalanin aja. Apalagi gw baca berikutnya ada speech dari Australia gitu, jadi gw kembali berpikir bahwa ITU adalah seminar. Kemudian, seperti biasa, acara mulai jam 10, gw berangkat jam 10. Kebiasaan anak bangsa(t).
Acaranya di Hotel Shangri-La, setelah nyampe, gw turun langsung menuju lift untuk naik ke tempat acara. Oh iya, ada yang lupa, bahwa sebenarnya yang HARUSnya ikut acara itu adalah BOKAP gw. Cuman, karena males, jadinya gw yang disuruh ikut acara. Jadilah gw menenteng-nenteng tiket masuk yang bertuliskan:
Mr. David
PT.Mitra Sarana Sukses Internasional
Gw udah naik ke lantai 2, langsung ke Grand Ball Room, tempat acara. Setelah melakukan pendaftaran, dikasi gantungan ID, gw langsung masuk ke ruangan. Ternyata gw salah.
Yang gw lihat adalah stand-stand perusahaan, masing-masing menawarkan produk yang mereka punya. Dimana seminarnyaaa??? Trus yang bikin gw tambah mati gaya, ternyata ruangan itu isinya manajer-manajer berjas semua! Anj**t. Kenapa gw malah masuk ke tempat para bos2 begini? Gak mungkin dong, gw langsung mundur, keluar,soalnya gw menunggu-nunggu saat Lunch Time. Tapi mau ngapain gw nungguin Lunch Time?
Ya sudah, dengan anggunnya gw berkeliling-keliling. Jadilah gw DILIATIN oleh penjaga stand, secaaraaa gw (mungkin 99%) adalah yang paling MUDA di ruangan itu. Gak enak berkeliling doang, gw mulai ikut JB-JB yang ada kerumunannya. Gw perhatiin cara2 mereka. Pertama, nanya-nanya, si penjaga standnya ngejelasin, trus penjaga standnya ngasi kartu nama, kemudian bagi yang gak punya kartu perusahaan, mencatat namanya di buku. Hooo... ternyata begitu doang. Udah, daripada gw bengong, mendingan gw coba aja satu stand.
Gw cari yang penjaganya orang INDONESIA. Males banget gw ngobrol2 sama penjaga bule. Yang pertama gw kunjungin adalah stand yang ngejual seal pintu (penting amat sih, nanyain seal pintu) (seal itu adalah bagian PINGGIR pintu yang berfungsi untuk meredam suara bising). Kelar di situ, gw keliling lagi, dan ternyata LEBIH BANYAK stand yang dijaga sama bule!
<kejadian berikutnya lebih baik Anda tidak tahu. Very embarrasing>
Setelah sekian lama keliling-keliling (yang menghasilkan yaaah setidaknya sekitar 4 kartu nama) gw kebelet pipis. Tanya sama orang, ternyata WC-nya ada di luar belok kiri. Gw ikutin petunjuk tuh orang. Belok kiri, lalu lurus sampe mentok. Sepanjang perjalanan ke WC, gw dihadang oleh dua panitia.
"Maaf, bisa lihat ID anda?"
Trus gw kasih ID gw.
"Yap. Silahkan masuk, pak." Dia menunjuk ke sebuah pintu yang bertuliskan: SEMINAR. Ruangan itu tepat berada di samping ruangan tadi yang ada stand2nya.
"Oh, maaf pak, saya mau ke WC dulu."
Selama di WC, gw berpikir. Gila, dari tadi gw keliling2 di ruangan gak jelas itu, taunya ada seminar di ruangan SEBELAH? Selesai dari WC, langsung gw menuju ke ruangan seminar itu. Ruangan itu sudah penuh, tapi untungnya masih ada kosong di bag. belakang. Kalo kosong di bagian depan, bisa mampus gw.
Lalu gw duduk.
Buka bungkus permen yang disediakan di situ.
Lalu MC-nya berkata, "Okay, it's time for Lunch, enjoy, and we will be here again at one thirty."
Puji2an hanya kepada-Mu, Tuhan. Gila, Tuhan baik banget ngasih gw langsung Lunch. Jadi gw gak perlu dengerin t*t*k bengek para Speecher. Setelah lunch, gw berniat pulang dan mengambil kesimpulan:
1. Bos2 ternyata makannya secuil. Entah jaim ato emang udah kenyang. Masak nasi cuman dua sendok? Alhasil, gw menjadi "bos" yang paling rakus-gak-tau-malu di situ.
2. Ternyata nama tidak sama dengan rasa. Kelar makanan berat, gw keliling lagi nyari makanan. Ketemu nyang namanya Korean Ozxyiad Soup (namanya aja udah ribet). Tertarik dong, jadi gw makan. rasanya SAMA dengan soup biasa buatan warteg2.
3. Udang + Mayonnais = Muntah. Awalnya sih enak2 aja, cuman setelah agak lama jadi pengen muntah rasanya.
nb: apa kabarnya nih yang lagi Ospek? Enak gak sih di-OSPEK-in?
Look!
It's a bird!
No, it's a plane!
No, it's Toho with his new posting!
(apa hubungannya coba burung, pesawat, ama gw)
BTWOTWBWMWOWHANW, gw mo ngucapin dulu selamat ulangtahun bwt negara gw yang ter"cinta" ini di umurnya yang ke 62. WOW (bukan, maksudnya bukan World of Warcraft, tapi Wow aja. biasa.) ternyata negara gw udah setua ini. Any way(jalan manapun), dalam ultah RI (bukan, bukan Ria Irawan) kali ini, gw gak ngapa2in, palingan beberes rumah sebentar. Soalnya males, dari tahun ke tahun acaranya gitu2 mulu. Gak kreatip. Bayangkan saja, dari jaman gw masih dalam kandungan, sampe mungkin nanti gw bikin orang mengandung, acaranya palingan: balap karung, lomba makan kerupuk, panjat pinang, jalan santai, ato menghias gapura. Come on man, ini udah jaman cyber gitu (alah, cyber aja gak tau lu Ho)(lho? bukannya orang cyber disayang Tuhan ya?)(::sigh::).
Kalo gw jadi ketua RT, gw bakal ubah semua lomba itu menjadi lebih menarik. Nanti, gw bakal mengganti lomba makan kerupuk dengan lomba makan pizza. Jadi ntar pizzanya digantung-gantung gitu. Lebih menggoda toh? Gw yakin orang-orang akan lebih bersemangat dan gak akan ada serpihan-serpihan kerupuk yang bikin kotor lingkungan. Bahkan peserta lomba bisa bawa saos dari rumah supaya makin bersemangat. Gw juga mau mengganti lomba panjat pinang. Eh, lebih tepatnya merenovasi. Pokoknya, ntar gw namain lomba panjat tiang. Khan lebih licin. Selain itu, hadiahnya (yang diatas-atas itu lho..) gw ganti jadi motor keluaran terbaru, mobil Audi2000, laptop Apple, ipod, TV LCD, tiket jalan-jalan ke Pegunungan Alpen, pokoknya yang bermutu deh. Gw juga mau mengganti lomba balap karung dengan "lomba balap karung marathon". Jadi jarak yang ditempuh ya 4,2 km. Semacam marathon, cuman kali ini pake karung (huahuahuahua.. gempor gempor dah). Trus, jalan santai tetep gak gw ubah, cuman pemenangnya adalah PEJALAN YANG PALING SANTAI. Jadi, pemenangnya adalah yang paling belakang! Khan selama ini pemenang jalan santai (di RT gw lho, gak tau di RT RT yang laen) adalah yang paling depan. Kalo gitu mah, mana bisa santai! Semuanya pengen cepet2. Jadi, gw ubah pemenangnya adalah yang paling santai. Gimana, ada yang berminat ikut? (yang berminat silahkan ketik REG<spasi>UNREG, kirim ke 108. Tarip seharga sisa pulsa Anda).
nb: Oh ya, gw mencoba untuk menjawab Soal Gila dalam beberapa posting yang lalu. Gw baca karangan manaaa gitu, kira2 kasusnya mirip kecepatan yang dibutuhkan satelit untuk mengorbit di atas bumi. Disebut-sebut soal percepatan sentripetal. Nih, rumusnya:
a = v.v : r
v.v = a.r
naah, asumsikan aja r = 2000 m, a=g=10 m/s.s (r ini maksudnya jari-jari kubah terhadap pusat kubah)
v.v = 10 . 2000
v.v = 20000
v = 141,42 m/s atau 508,32 km/jam
Ini mendekati kecepatan kereta tercepat di dunia, TGV. Gile lu Homer, cepet amat lu.
ini hasil SPMB gw:
Selamat!
Peserta dengan nomor 1072106974 diterima di program studi..... tahun depan!
Kaciaaaan de Lo!
yap. tadinya gw mo berontak ga mo bayar warnet, tapi untung gw sadar masih banyak warnet2 lain (apa si ga jelas lo) jadi gw dengan rela membayar billing warnet dengan muka: CERIA! Gw inget film Dora: Seberat apapun persoalannya, Dora tetap tersenyum. Gak percuma lo Ho nonton Dora. Gak sampe jingkrak2 BERHASILBERHASILHORE juga sih... Banyak ko BOs bos Manager manager lulusan SMA (alaaahh... sok memperkuat diri lo...) Gw jadi berpikir... apakah nomor gw gak bawa hoki ya... hmm... yang menarik adalah tidak ada satu pun dari keluarga gw yang masuk ITB di tahun pertamanya! Bokap gw masuk di tahun kedua... adeknya bokap gw gagal di tahun pertama, sukses masuk di tahun ke dua... Eh... giliran sepupu gw ikut2an masuk ITB di tahun ke dua... Gw juga malah sama... gagal di tahun 2007 (tapi akankah gw masuk tahun depan? Mengikuti mereka? ataukah gw akan menciptakan penyakit keturunan baru: masuk di tahun ketiga?)...
Seperti kata Drive:
Tidurlaahhh... selamat malaaamm... lupakan saja ITB.....
Mimpilaaahhh... dalam tiidurmmuu.... bersama bintaaangg...
Tapi kegagalan gw di SPMB tak akan menghalangi gw untuk terus keeping on posting... yeah...
huaaahhh... sepertinya blog gw akan penuh dengan film2 bagus.. hohohho.. Kali ini Simpsons (samsons?) The Movie. Filmnya sangat gokill (gokill --> membunuh), sangat lutju (seperti saya---katanya), sangat inspirated, sangat kartun (ya iyalah, namanya juga Simpsons geto), sangat and yasha, sangatan lebah, dll....
Waktu itu gw nontonnya bareng Tika, Tito, dan Ruben di hari Jumat Kelabu itu (yap. di hari itu 70 lagi demo, katanya segala bentuk kegiatan ekskul ditiadakan. Bahkan Rohis dan SHOLAT JUMAT ditiadakan. Gile lu ndro. Caper banget sigh. Udah cukup deh yang caper cuman Fauzi ama Adang aja. 70 gak usah ikut2an).
Waktu itu kami nontonnya pas awal2, jadi hanya SEGELINTIR penonton yang nonton Simpsons. Gw kirain bakal penuh, soalnya Simpsons kan bagus (apalagi Samsons---hohohoho). Jadiii, udah duduk paling belakang, trus satu deret belakang itu cuman ada kami berempat. Jadilah timbul watak tamak gw, langsung gw mengambil duduk dengan kaki di atas kursi satunya lagi yang di samping gw (jadinya kayak tidur nyamping gitu). Tadinya sih mau angkat kaki ke kursi di depan. CUman gak enak, di depan gw ada 2 orang pacaran sambil makan keripik. Hhhhh. Untung ketamakan gw gak berlanjut dengan meminta keripik mereka. Bisa2 batal tuh film Simpsonsnya.
By the way, On the way, Bus way, My Way, One Way, Home-Away, No Way (yang disingkat BTWOTWBWMWOWHANW), film the Simpsons menceritakan tentang seorang ayah yang cuek, ayah yang buruk, yang gak care sama persoalan keluarganya, yang harus bertransformasi (emangnya Power Renjer?) menjadi ayah yang perhatian, penuh kasih sayang, dan care sama keluarganya. Satu hal yang gw bingung adalah pasir ajaib yang bisa memindahkan benda ke lubang lain. Tidak ada hukum Fisika yang bisa menjelaskan hal tersebut (cukup. Toho, sadar, SPMB udah lewat). Yaaahh... namanya juga kartun. Tom n Jerry bahkan lebih non-sense lagi bukan?
Soal Gila (untuk yg udah nonton Simpsons): Berapa kecepatan minimum motor yang harus dikendarai bokapnya Bart sewaktu naik melalui dinding kaca kubah?
BTWOTWBWMWOWHANW, cukup banyak pesan moral yang mo dibawa film ini, kayak jangan mengotori lingkungan, carelah akan keluargamu sendiri, jangan jadikan Babi sebagai Spider Pig, jangan maen Skate Board sambil telanjang, jangan naruh kubah di atas satu kampung (lagian siapa jugaa yang mau?), dll. Yaah... recommended banget deh, untuk nonton ini...
Eh... gw mo beli buku HarPot yang baru, cuman gw udah keburu baca ringkasan isinya. Yah... lumayan lah, menghemat Rp300rb... bagi yg mo baca nih...
Buku ketujuh diawali dengan Voldemort dan para Pelahap Mautnya di rumah Lucius Malfoy, yang merencanakan untuk membunuh Harry Potter sebelum ia dapat bersembunyi kembali. Meminjam tongkat sihir Lucius, Voldemort membunuh tawanannya, Profesor Charity Burbage, guru Telaah Muggle di Hogwarts, atas alasan telah mengajarkan subyek tersebut dan telah menganjurkan agar paradigma kemurnian darah penyihir diakhiri.
Harry telah siap untuk melakukan perjalanannya dan membaca obituari Albus Dumbledore; dan terungkaplah bahwa ayah Dumbledore, Percival, adalah seorang pembenci non-penyihir dan telah membunuh banyak Muggle, dan meninggal di Penjara Azkaban atas kejahatannya. Harry kemudian meyakinkan keluarga Dursley bahwa mereka harus segera meninggalkan rumah mereka untuk menghindarkan diri dari para Pelahap Maut. Keluarga Dursley kemudian pergi menyembunyikan diri dengan dikawal sepasang penyihir setelah sebelumnya Dudley melontarkan pengakuan bahwa ia peduli akan Harry.
Bersama-sama dengan anggota Orde Phoenix, Harry kemudian pergi dari rumah Dursley ke The Burrow. Dalam perjalanan itu, Hedwig, burung hantu Harry, terbunuh oleh kutukan pembunuh; George Weasley kehilangan sebelah telinganya; Mad-Eye Moody dibunuh oleh Voldemort sendiri. Belakangan, Harry mendapatkan penglihatan mengenai pelariannya; tongkat sihirnya telah bereaksi dengan tongkat sihir pinjaman Voldemort, menghancurkannya, dan ia juga kemudian mendapatkan penglihatan ketika Voldemort menanyai Ollivander si pembuat tongkat sihir, mengenai mengapa hal itu dapat terjadi.
Beberapa hari kemudian, Menteri Sihir tiba di kediaman Weasley dan memberikan warisan Dumbledore untuk mereka: Delumintaor untuk Ron (alat seperti korek api yang dapat memadamkan cahaya); buku mengenai kisah anak-anak untuk Hermione; dan untuk Harry, pedang Godric Gryffindor dan snitch pertama yang ditangkap Harry. Namun demikian, pedang tersebut ditahan, karena menurut kementerian pedang tersebut bukanlah milik Dumbledore. Ketiganya berusaha mencari tahu apa dibalik ketiga benda yang diberikan kepada mereka itu. Sehari kemudian adalah hari pernikahan Fleur Delacour dan Bill Weasley.
Setelah diberitakan bahwa Voldemort telah berhasil mengambil alih Kementerian Sihir; Harry, Ron, dan Hermione kemudian bersembunyi di Grimmauld Place nomor 12, rumah yang diwariskan Sirius Black kepada Harry. Ketiganya kemudian menyadari bahwa inisial R.A.B. pada liontin yang didapatkan Dumbledore dan Harry dalam buku keenam adalah Regulus Arcturus Black, adik Sirius. Mereka mulai mencari Horcrux yang dicuri Regulus di rumah keluarga Black itu. Dari Kreacher, mereka mengetahui bahwa ia telah membantu Regulus untuk mendampingi Voldemort menempatkan Horcrux berbentuk liontin itu di gua. Ketika Regulus merasa kecewa dengan Dumbledore, ia memerintahkan Kreacher untuk kembali ke gua dan menukar liontin dengan yang palsu. Regulus terbunuh dalam proses itu. Pada akhirnya, mereka bertiga menyadari bahwa Mundungus Fletcher telah mencuri liontin tersebut dan memberikannya kepada Dolores Umbridge.
Setelah selama satu bulan memata-matai Kementerian Sihir, ketiganya berhasil mengambil Horcrux dari Umbridge. Dalam prosesnya, tempat persembunyian mereka diketahui dan terpaksa melarikan diri ke daerah terpencil, berpindah dari satu tempat ke tempat lain, dan tidak dapat lama tinggal di suatu tempat.
Dalam waktu beberapa bulan berpindah-pindah, mereka mendengar bahwa pedang Godric Gryffindor sebenarnya adalah palsu, dan ada yang melakukan sesuatu terhadap pedang aslinya. Dari Phineas Black, Harry mendapatkan bahwa pedang itu terakhir kali digunakan Dumbledore untuk menghancurkan salah satu Horcrux, Cincin Gaunt. Ron kemudian berselisih paham dengan Harry, dan pergi meninggalkan Harry dan Hermione. Harry dan Hermione kemudian pergi ke Godric's Hollow untuk mencari tahu apakah Dumbledore telah meninggalkan pedang itu di sana.
Di Godric's Hollow, keduanya mengunjungi tempat pemakaman keluarga di mana keluarga Potter dan Dumbledore dikuburkan. Di Godric's Holow, mereka juga menemui Bathilda Bagshot, seorang kawan lama Dumbledore yang mengarang buku Sejarah Sihir. Di rumah Bagshot mereka menemukan gambar penyihir hitam Grindelwald, sanak Bagshot, yang pada masa lalu adalah kawan masa kecil Albus Dumbledore. Namun demikian, ternyata mereka terperangkap, karena "Bagshot" itu merupakan penjelmaan ular Voldemort, Nagini. Mereka berhasil melarikan diri dari Voldemort, tetapi tongkat sihir Harry hancur dalam kejadian itu.
Dalam pelarian mereka, Harry akhirnya menemukan bahwa pedang Godric Gryffindor tersembunyi di sebuah kolam beku di tengah sebuah hutan. Ia menyelam ke dalamnya dan mendapati pedang dan kalung liontin Horcrux Voldemort. Kalung itu mencoba mencekik Harry dan hampir menenggelamkannya hingga mati kalau tidak ditolong oleh Ron yang kembali. Keduanya menghancurkan Horcrux dengan pedang itu.
Ketiganya kemudian berbicara kepada Xenophilius Lovegood, ayah Luna Lovegood, dan menanyakan kepada mereka mengenai lambang Grindelwald yang telah berkali-kali muncul selama perjalanan mereka. Di rumah Lovegood, Harry, Ron, dan Hermione mendapatkan kisah penyihir kuno mengenai tiga bersaudara yang mengalahkan kematian, dan masing-masing mendapatkan benda sihir sebagai hasilnya - tongkat sihir yang tak terkalahkan (Elder Wand—tongkat sihir tetua), batu sihir yang dapat menghidupkan kembali yang telah mati (Resurrection Stone—batu kebangkitan), dan Jubah Gaib (jubah tembus pandang) yang tidak lekang oleh waktu. Harry menyadari bahwa jubah yang dimilikinya adalah adalah Jubah Gaib, dan segera menemukan bahwa Lovegood telah berkhianat dan menyerahkan mereka ke Kementerian. Luna, putrinya, telah ditawan dan Xenophilius berpikir untuk menyerahkan Harry Potter sebagai ganti tawanan. Ketiganya meloloskan diri dan berpikir untuk mengumpulkan ketiga benda sihir Deathly Hallows, untuk mengalahkan Voldemort.
Harry, Ron, dan Hermione kemudian tertangkap dan dibawa ke rumah Malfoy. Di sana, Hermione disiksa dan diinterogasi oleh Bellatrix Lestrange untuk mengetahui bagaimana mereka memperoleh pedang Godric Gryffindor, karena ia berpikir bahwa mereka telah mencurinya dari lemari besinya di Gringotts. Di bawah tanah, Harry dan Ron dipenjarakan bersama-sama dengan Dean Thomas, goblin Griphook, pembuat tongkat sihir Ollivander, dan Luna Lovegood. Harry berusaha mencari pertolongan dan Dobby muncul untuk menyelamatkannya. Dalam usaha meloloskan diri, mereka dihadang Wormtail yang kemudian terbunuh karena tercekik oleh tangan perak Wormtail yang dibuat Voldemort tanpa berhasil ditolong oleh Ron dan Harry. Mereka berdua kemudian menolong Hermione dengan bantuan Dobby, yang tewas dibunuh oleh Bellatrix.
Harry dan kedua sahabatnya kemudian berusaha mencari rencana baru. Ia menanyai Ollivander mengenai Elder Wand dan mendapati bahwa pemilik terakhirnya adalah Dumbledore. Ia berusaha untuk mencegah Voldemort mengambilnya dari makam Dumbledore. Dibantu Griphook, Hermione menyamar sebagai Bellatrix Lestrange dan bersama-sama Harry dan Ron memasuki lemari besi Bellatrix di Bank Gingrott's. Di sana mereka menemukan satu lagi Horcrux, piala Hufflepuff. Griphook kemudian mengkhianati mereka dan melarikan diri dan mencuri pedang Godric Gryffindor. Harry, Ron, dan Hermione berhasil melarikan diri, tetapi Voldemort menyadari bahwa mereka mencari Horcrux-Horcruxnya.
Harry mendapatkan penglihatan segera setelah pelarian mereka; ia dapat melihat melalui mata Voldemort dan mengetahui pikirannya. Voldemort telah mendatangi tempat-tempat Horcurxnya disembunyikan dan mengetahui bahwa mereka telah lenyap dan hancur. Secara ceroboh, Voldemort mengungkapkan bahwa Horcrux terakhir berada di Hogwarts. Ketiganya segera pergi ke Hogsmeade untuk mencari jalan masuk ke sekolah Hogwarts. Di Hogsmeade, mereka disudutkan oleh para Pelahap Maut dan diselamatkan oleh Aberforth Dumbledore. Aberforth membuka jalan terowongan ke Hogwarts di mana mereka disambut oleh Neville Longbottom. Setelah menyelamatkan jiwa Draco Malfoy, Harry menemukan Mahkota Ravenclaw tersembunyi di Kamar Kebutuhan dan benda itu dihancurkan.
Di Shrieking Shack, mereka mendapati Voldemort membunuh Severus Snape dengan tujuan untuk mentransfer kekuatan Elder Wand kepada dirinya sendiri. Dalam sekaratnya, Snape memberikan memorinya kepada Harry. Dari memori itu terungkap bahwa Snape berada di sisi Dumbledore, didorong dengan cinta seumur hidupnya kepada Lily Potter. Snape telah diminta Dumbledore untuk membunuh dirinya jika situasinya mengharuskan demikian; karena bagaimanapun juga hidupnya tidak akan lama lagi akibat kutukan yang terdapat di Horcrux Cincin Gaunt. Selanjutnya, terungkap pula bahwa Harry adalah Horcrux terakhir Voldemort, dan ia harus mati juga sebelum Voldemort dapat dibunuh. Pasrah akan nasibnya, Harry mengorbankan diri dan Voldemort melancarkan kutukan untuk membunuhnya. Tapi alih-alih membunuh Harry, kutukan itu malah menghancurkan bagian dari jiwa Voldemort yang terdapat di tubuhnya. Pada akhirnya, setelah Nagini dibunuh oleh Neville, Voldemort kemudian terbunuh setelah mencoba menggunakan Kutukan pembunuh Avada Kadavra terhadap Harry. Kutukan itu berbalik menyerang Voldemort sendiri oleh Elder Wand.
Dalam kisah di akhir buku, pada tahun 2017, 19 tahun setelah Pertempuran di Hogwarts, Harry dan Ginny Weasley telah memiliki tiga anak bernama James, Albus Severus, dan Lily. Neville Longbottom telah menjadi guru Herbologi di Hogwarts. Ron dan Hermione telah memiliki dua anak bernama Rose dan Hugo. Draco Malfoy memiliki anak bernama Scorpius. Mereka seluruhnya bertemu di stasius kereta api King's Cross, untuk mengantar anak-anak mereka bersekolah ke Hogwarts. Di sana diungkapkan bahwa bekas luka Harry tidak pernah sakit lagi setelah kekalahan Pangeran Kegelapan.
Tuh Kan... beberapa hal yang gw prediksi terbukti... Harrynya menang... Harrynya berhenti kencing di celana (apa sih).. Harry kawin dengan Ginny (ternyata tidak semua ciuman berakhir dengan pernikahan. Ingat itu.)... Ron kawin dengan Hermione (apakah klo mo kawin harus berantem dulu?)... dan lain-lain, dan sebagainya.. cuma gw gak nyangka aja, Harry bisa jadi Horcrux nya Voldemort... (bagi yang ga tahu Horcrux itu apaan. maksudnya Horcrux itu adalah tempat menyimpan sebagian jiwanya. Ini adalah ilmu terhitam. Jadi klo mati, entah itu kena Avada Kedavra ato apalah, jadinya gak bener2 mati, soalnya masih ada simpanan jiwa, yaahh semacam "stok jiwa" gitu lah... Nah, jiwanya itu bisa disimpan di mana aja. Bahkan di diri manusia pun bisa)....
Emang ya.. Hidup ini No Gain without Pain...
Senin yang lalu, gw nonton bareng Tika, Grendy (adeknya), Melly, dan Martua. Rencananya kita mau nonton film yang secaraa udah gw lamaaaa sekali gw tunggu2 versi filmnya: Harry Poter and the Order of Phoenix (Harry Potter dan Urutan Phoenix?) atau biasa majalah2 singkat dengan OotP. Beberapa hal yang menarik dari film OotP tersebut:
:: Dementornya keliatan cool. Masih banyak lagi yang sangat cool di film ini.
:: Great Effect. Effect paling bagus malah. Menempati urutan teratas, dengan Goblet of Fire di bawahnya. Contoh: Ketika Dumbledore sedang adu sihir dengan Voldemort. Dahsyat menn... Itu baru sihir tingkat tinggi... Juga pas kedatangan Orde Phoenix menolong Harry dkk di Ruang Ramalan. Orde Phoenixnya dateng dengan bentuk asap2 putih gitu. Cool. Apalagi dikasi liat pendukung Voldemort juga bisa berubah, tapi dalam bentuk asap hitam. Jadi kayak lawanannya gitu. Ada juga pas Dumbledore kabur dari Ruang Kepala Sekolah Hogwarts pake burung Phoenixnya. Seperti yang Kingsley Shacklebolt (itu lo.. pria hitam besar yang pake peci, terus berpakaian a la Persia) bilang: "Harus kita akui Perdana Menteri. Dumbledore memang punya gaya." Ini juga nih. Pas Si Kembar Weasley kabur dari sekolah. Petasan2nya itu lo... cool guys. Pokoknya lo harus siap2 terkagum-kagum dengan effects-nya kalo mo nonton film ini.
:: Banyaaak sekali hal2 yang dipotong dari novel aslinya. Yah, mungkin karena buku ke 5 itu paling tebal. Tapi kok filmnya jadi yang berdurasi paling pendek sih?
:: Banyak (juga) cewek yang (seharusnya) jelek (ato digambarkan jelek) di novel, di filmnya malah terlihat cantik. Contoh: Luna Lovegood. Di filmnya gak keliatan idiot sama sekali. Hermione juga harusnya gak secantik Emma Watson. Rambutnya harusnya melebar besar, dengan dua gigi kelinci di depan.
:: Film HarPot kali ini mengandung paling banyak unsur humor dibanding film2 sebelumnya.
:: Tidak ada Quidditch. Sial. Padahal klo ad, jadi tambah bagus tuh. Gw pengen ngedengerin lagu "Weasley Raja Kami."
:: Tidak ada Ruang Otak. Padahal gw pengen liat gimana Ron kecekik dengan otak-otak manusia.
:: Paman Vernonnya terlalu lembut. Suaranya halus parah. Kayak gak ada tenaga gitu.
:: Rambut Daniel Radcliffe terlalu rapi. Rambut Harry sebenarnya sangat acak2an.
:: Snapenya harusnya ada jenggot.
:: Hagrid jadi keliatan semakin kecil. Apa gara2 Harry dkk yang tambah besar ya?
:: The Kiss between Harry and Cho. Orang-orang sebioskop melongooo semua. Abis asyik banget keliatannya sih... huehuehue... O iya, katanya harus retake sampe 30 kali tuh. Anj**t. Cowok mana sih yang gak mau retake ciuman sampe 30 kali?? APalagi sama Cho Chang. Kalo sama McGonagall ogah dah. Mendingan peran jadi troll aja. Trus, pas ditanya sama Ron dan Hermione: "Gimana rasanya setelah dicium Cho?" Eeeh.. Harrynya cuma bilang: "Basah." Waah.... basah yang mana nih? Basah atas ato basah bawah? Dua2nya? Atau Asam Basah Bronsted-Lowry? Atau Basah Sapi? Mie Basah Rasa Kaldu Ayam? Gak Jelas nih Harry...
Btw, gw menunggu2 Buku ke-tujuhnya, yang katanya terakhir itu. Gw pengen ngeliat, gimana akhirnya. Apakah Voldemort mati? atau Harry yg mati? Atau semua mati kecuali Harry doank, jadi Harry penyihir sendirian gitu? Ataukah Hogwarts jadi keliatan? Atau 70 akan dibikin seperti Hogwarts, jadi ada asrama2nya(Gripindor, Hapelpap, Revenklo, Sliterin)? Atau harga karcis Hogwarts Express naik? Atau akankah semua ini hanya mimpi, jadi di akhir buku ke tujuh diceritain Harrynya bangun, trus mengaku bermimpi tentang dunia penyihir? Atau akankah Harry akan menikahi Ginny? Apakah Rowling akan memasukkan namanya sebagai tokoh baru di buku ke tujuh? Apakah Harry akan membeli HP Nokia keluaran terbaru? Apakah Harry akan berhenti kencing di celana? Apakah Ronald Ambatoho akan lolos SPMB? Apakah... Apakah... Apakah...
Semua itu hanya Tuhan yang tahu.
nb: Tuh kan... dibilang apa... jangan merasa menang Asian Cup dulu Indonesia... sadar dong, sadar..